- +6221 8650962
- [email protected]
- Mon - Fri: 8:30 - 17:00
Cisarua, Kab. Bandung Barat, Januari 2026 — Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, PT Napindo Media Ashatama (Napindo) bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) menyalurkan bantuan logistik kemanusiaan bagi warga terdampak. Penyerahan bantuan dilakukan pada Rabu, 28 Januari 2026 di Masjid Agung Ash-Shiddiq.
Bencana ini mengakibatkan kerusakan pada pemukiman puluhan warga serta terganggunya akses jalan dan aktivitas masyarakat setempat. Berdasarkan data per tanggal 26 Januari 2026 terkait penanganan bencana longsor dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tim SAR gabungan melaporkan 38 korban meninggal dunia hingga hari ketiga operasi pencarian. Sebanyak 685 jiwa tercatat mengungsi di Kantor Desa Pasirlangu, dengan 353 jiwa menempati gedung olahraga desa dan 332 jiwa lainnya berada di aula desa.
(Sumber: Kompas, Media Indonesia)
Kondisi darurat pascabencana menjadikan pemenuhan kebutuhan logistik sebagai prioritas utama, terutama untuk memastikan ketersediaan pangan dan asupan nutrisi dasar bagi warga terdampak selama masa tanggap darurat. Dalam konteks tersebut, sebagai mitra Kementerian Pertanian, Napindo turut mengambil bagian dalam upaya kemanusiaan melalui penyaluran bantuan yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar dan pendukung kesehatan para pengungsi.
Napindo sebagai penyelenggara kegiatan Indo Livestock Expo & Forum yang dituan rumahi oleh Kementan, turut mengambil bagian dalam upaya kemanusiaan ini dengan menyalurkan bantuan antara lain air mineral (kemasan 1500 ml) dan susu UHT (Ultra High Temperature) sebagai tambahan asupan gizi. Kebutuhan pangan juga dipenuhi melalui makanan siap saji (mie instan) serta camilan (biskuit dan crackers) yang mudah dikonsumsi. Harapannya, bantuan ini dapat mendukung kebutuhan harian para pengungsi dan warga terdampak di lokasi bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan secara terkoordinasi melalui Kementerian Pertanian, yang pada kesempatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman, bersama Wakil Menteri Pertanian, jajaran Eselon I Kementerian Pertanian, serta Komisi IV DPR RI. Kehadiran tersebut menegaskan sinergi pemerintah dan mitra dalam memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat secara cepat dan tepat sasaran.
Dalam sambutannya Mentan Amran menyatakan, “Kami turut berduka cita atas korban bencana di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Kami turun langsung memberi bantuan. Ada 24 truk bantuan, berisi pangan siap saji, beras, dan kebutuhan pokok lainnya. Yang terpenting, masyarakat bisa segera terbantu.” Langkah taktis ini diharapkan menghadirkan dukungan moral melalui kehadiran nyata berbagai pihak dalam situasi darurat.
(Sumber: Kementerian Pertanian Republik Indonesia)
Sinergi antara Napindo dan Kementerian Pertanian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam merespons bencana alam. Melalui penyaluran bantuan yang tepat sasaran dan terkoordinasi, diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak selama masa tanggap darurat serta mempercepat proses pemulihan awal bagi masyarakat terdampak.
Keterlibatan Napindo didasari oleh kepedulian kemanusiaan dan komitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam penanganan bencana. Napindo berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam berbagai inisiatif sosial dan kemanusiaan, selaras dengan peran sebagai penyelenggara pameran berskala nasional dan internasional yang tidak hanya berfokus pada pengembangan industri, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi masyarakat.